1 Muharram 1426 H: Jadikan Aku Berubah

Belum kering luka di Aceh, semakin banyak masalah merundung negeri ini. Tenaga Kerja Indonesia Illegal, Demam Berdarah dan Diare, Banjir, Longsor dan gempa-gempa kecil menghiasi wajah bencana Nusantara. Ujian demi ujian harus dirasakan oleh “rakyat” Indonesia.

Rakyat yang merasa dekat dengan-Allah, betul-betul melewati ujian ini dengan makin mendekati Allah. Bagi yang “rakyat” yang lain, yang bergelimang kemewahan, ujian ini malah menjadikan mereka berkeluh kesah, merasa gerah dan mencari kambing hitam. Bahkan sebagian “rakyat” lain, mencari kesempatan dalam bencana untuk mengeruk materi dan popularitas, seolah menari di atas bangkai saudaranya.

Muharram menghampiri kita lagi. Sekarang 1 muharram 1426 H. Tahun Hijriyah yang sebelumnya tak pernah digebyarkan kehadirannya. Rasanya tahun 1426 H ini harus dikumandangkan sekeras mungkin. Kumandang Hijrah dari keterpurukan iman menuju kebangkitan iman dan ihsan. Beranjak dari kemerosotan moral menuju peradaban yang agung. Tegap berdiri meraih ridlo-Nya, setelah sekian lama tersungkur dalam kubangan maksiat.

Allah…Engkau telah memberi musibah sebagai ujian bagi kami. Engkau menjadikan akhir tahun 1425 H dengan duka, agar kami bangkit. Engkau pilih Aceh untuk kami jadikan ibroh, betapa pesan-Mu harus segera kami tunaikan.

Allah…Engkau masih beri kami umur. Engkau masih karuniakan kami waktu yang kami tak tahu kapan berakhir. Kami sadar, kami tidak bisa menghentikan waktu. Waktu adalah keniscayaan bagi sebuah perjalanan menuju tempat tujuan, Kami ingin waktu ini bisa diisi dengan catatan perjalanan yang bermakna. Kami ingin waktu perjalanan kami sesuai dengan kecepatannya menuju tujuan.

Bangsa ini membutuhkan manusia yang berjalan cepat menuju tujuannya. Pemimpin kami perlu kami dorong agar berlari sekencang-kencangnya agar jarak yang panjang bisa segera dicapai. Kami mendambakan masa kemakmuran negeri bisa dirasakan kelak sebelum kami menghadap-Mu.

Allah…tahun baru ini, jadikan aku berubah. Jadikan aku salah satu pendorong cepatnya negeri ini mencapai negeri barokah, rahmah dan thoyyibah. Amin!
(Bogor, Kamis, 1 Muharram 1426 H; 10 Februari 2005; 23:45)

Achmad Siddik Thoha
siddikthoha@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s